Header Ads

Geger Kemunculan 10 Ekor Buaya di Cilacap


NEWSJATENG.COM, CILACAP - Warga di Kota Cilacap digegerkan oleh munculnya 10 ekor buaya di Luat Cilacap. Kemunculan buaya - buaya tersebut mengundang penasaran masyarakat sekitar.

Meski kabar ini belum diuji kebenarannya tetapi kabar kemunculan buaya - buaya tersebut sudah beredar di sosial media. "Kami sempat mendapat kabar kalau jumlah buaya yang muncul terdapat 7 ekor namun informasi ini belum dibenarkan," kata  Ketua MMP Kota Cilacap Tramuji seperti dilansir RadarCilacap .

Ia  Menjelaskan, pihaknya baru bisa memastikan kebenaran kabar tersebut pada hari Minggu 12 Mei 2020 sekira pukul 04.00 WIB setelah salah seorang anggota MMP Nusakambangan melihat buaya di muara.

Hal ini diperkuat dengan didapataknay foto dan video yang berdurasi kurang lebih delapan menit, dimana memang dalam video tersebut ada buaya yang muncul di permukaan.

Sementara itu, Masyarakat Mitra Polisi Kehutanan (MMP) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mengimbau nelayan untuk mewaspadai kemunculan buaya muara di wilayah perairan sekitar kota Cilacap.

“Kabar mengenai kemunculan buaya muara tersebut sebenarnya sudah beredar sejak beberapa hari lalu. Bahkan, kami sempat mendapat kabar kalau jumlah buaya itu diperkirakan mencapai tujuh ekor, namun masih berupaya mengembangkan kebenaran informasi tersebut,” kata Ketua MMP Kabupaten Cilacap Tarmuji. di Cilacap, Minggu.

Ia mengatakan pihaknya baru bisa memastikan kebenaran kabar tersebut pada hari Minggu (12/5), sekitar pukul 04.30, setelah salah seorang anggota MMP Nusakambangan melihat buaya muara tersebut yang diperkuat dengan foto dan video.

Dalam video yang diambil dari arah Dermaga Khusus PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (dulu PT Holcim Indonesia Tbk., red) yang berada di dekat Dermaga Wijayapura, Cilacap, terlihat seekor buaya muara sedang berenang di perairan antara Pulau Nusakambangan dan kota Cilacap.

Demikian pula dalam foto yang diambil dari atas perahu ke arah Dermaga Khusus PT Solusi Bangun Indonesia Tbk., terlihat seekor buaya yang sedang berenang di perairan sekitar Nusakambangan.

Terkait dengan hal itu, Tarmuji mengimbau nelayan di sekitar Bengawan Donan, Jojok, Kampung Laut, dan Sentolo Kawat, Cilacap, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap buaya muara tersebut.

Menurut dia, pihaknya melakukan tindakan sementara di lapangan dengan memantau pergerakan buaya muara tersebut. “Kita ingin tahu perilaku buaya ini biasanya berada di mana, langkah berikutnya menunggu koordinasi dari pimpinan,” katanya.

Dengan demikian ketika buaya muara tersebut akan ditangkap, kata dia, pihaknya sudah memiliki data perilaku satwa tersebut. Disinggung mengenai dugaan buaya muara tersebut berasal dari Sungai Citanduy, dia mengatakan pihaknya belum bisa memastikannya karena masih mencari informasi lebih lanjut.

“Kemarin (Sabtu) sore, kami betul-betul menyaksikan itu (buaya) ada di sekitar Donan dan Holcim. Hari ini pun teman-teman ke lapangan untuk mengecek. Mungkin hari Senin (13/5), kita akan ke lapangan bersama mitra kami, Mitra Polhut, di Nusakambangan untuk mencari informasi yang lebih banyak,” katanya. (dbs/knt)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.