Header Ads

Stadion Hoegeng, Stadion Bersejarah di Kota Pekalongan


NEWSJATENG.COM, KOTA PEKALONGAN - Kalau melihat luas dan bangunannya mungkin tidak ada yang berbeda dengan daerah lain di Indonesia, bahkan mungkin kalah besar. Namun siapa sangka stadion di Kota Pekalongan justru dikenal secara nasional.

Ini tidak lain karena penamaan stadion tersebut yang diberni nama Stadion Hoegeng. Nama Hoegeng tidaklah asing karena memiliki sejarah panjang dan menjadi inspirasi masyarakat Indonesia bukan hanya warga Pekalongan.

"Jendral Hoegeng memang dilahirkan di Pekalongan. Ayah beliau seorang kepala kejaksaan di Pekalongan yakni Soekaryo Karyo Atmaja," ujar pemerhati sejarah di Kota Pekalongan Arif Dirhamsyah seperti dilansir detikcom, Jumat (19/6/2020).

Meski anak seorang pejabat, kata Dirham, Hoegeng kecil ini tidak membatasi pergaulan. Sosoknya sudah sederhana sejak kecil."Saya pernah bertemu dengan teman sekelas dan sepermainan beliau. Namanya Pak Hasan, sekarang sudah almarhum. Dari Pak Hasan inilah kita dapat cerita sosok Pak Hoegeng sejak kecil sudah merakyat walaupun anak pejabat," katanya.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sendiri sudah mengusulkan agar Jenderal Hoegeng diberikan gelar sebagai Pahlawan Nasional. Dirham menjelaskan, Hoegeng pernah menempuh pendidikan ke MULO pada tahun 1934 di Pekalongan dan tahun 1937 melanjutkan sekolah menengah di AMS Westers Klasiek di Yogyakarta.

"Setelah itu beliau melanjutkan sekolah hukum di Batavia, namun tidak selesai saat itu kedatangan Jepang," kata Dirham. Hoegeng meniti karier sebagai polisi di Pekalongan. Hoegeng mengikuti seleksi kepolisian di Stadion yang saat ini dinamai dengan namanya di Kota Pekalongan."Saat itu seleksi menjadi agen kepolisiannya persis di Stadion Hoegeng (lokasi saat ini). Itu lah salah satu alasan kenapa stadion di Pekalongan itu diberi nama Stadion Hoegeng," jelasnya.

Stadion Kota Pekalongan resmi diberi nama Hoegeng sejak April 2016 lalu. Istri Jenderal Hoegeng, yakni Merry Hoegeng juga hadir saat peresmiannya. Sebelumnya stadion di Pekalongan bernama Stadion Batik dan Keraton. (DBS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.