Pelajaran Sukses Dari Thomas Alva Edison
Bisnis,  News

Pelajaran Sukses Dari Thomas Alva Edison

Newsjateng.comPelajaran Sukses Dari Thomas Alva Edisonketika menyebut nama Thomas Alva Edison –  Apa sih yang ada dalam fikiran anda?. Semua  orang pasti akan ingat pada lampu pijar, orang yang jenius seorang pengusaha sukses  sekaligus inventor yang sangat luar biasa.

Pelajaran Sukses Dari Thomas Alva Edison

Pelajaran Sukses Dari Thomas Alva Edison

Menyimak perjalanan Thomas Alfa Edison  ada begitu banyak pelajaran yang dapat kita ambil dan kita jadikan sebagai bekal  untuk Kesuksesan kita. Pada artikel kali ini kita akan membahas 4 pelajaran sukses  dari perjalanan hidup Thomas Alva Edison.

Investasi Pada Impian

Anda membutuhkan mimpi untuk sukses, tetapi memiliki mimpi saja tidak cukup. Kita perlu memiliki keberanian untuk berinvestasi dalam mimpi kita,  Thomas Edison melakukannya. Tidak hanya mencintai dunia rekayasa, dunia engineering, dunia kimia, dan dunia elektronik, ia juga memiliki mimpi besar untuk menjadikan dunia ini sebagai bidang karir yang ditekuninya.

Diapun tidak hanya bermimpi,  ia berani berinvestasi untuk mimpi tersebut pada usia 13 tahun. Alfa Edison sudah bekerja  sebagai seorang pedagang koran dan sayuran di dalam gerbong kereta. Atas pekerjaan tersebut  Ia mendapatkan penghasilan sekitar $50 setiap minggu.  Kemudian sebagian besar dari penghasilan  tersebut ia pakai untuk membangun laboratorium ini dirumahnya.

Dia menggunakan hasil dari kerja  kerasnya tersebut untuk membeli berbagai bahan kimia dan alat-alat elektronik yang akan dia  gunakan untuk melakukan eksperimen dirumahnya.

Pada tahun 1866 ketika Edison berusia 19  tahun ia bekerja di kantor berita associated press. Di tempat tersebut Edition bekerja dan  meminta shift malam.

Ada dua alasan yang membuat ia memilih pekerjaan tersebut dilakukan disetiap  malamnya. Pertama agar ia punya cukup waktu untuk membaca yang kedua agar Ia memiliki kesempatan  untuk melakukan eksperimen di tempat ia bekerja tersebut.

Berhasil menemukan sebuah alat telegraf

Berkat kerja kerasnya akhirnya Edison  berhasil menemukan sebuah alat telegraf yang dapat mengirim lebih dari satu pesan dalam  satu kali pengiriman. Alat itu pun kemudian dibeli oleh Western Union dan membayarnya  dengan harga $10.000.

Hasil dari penjualan alat tersebut akhirnya oleh Edison digunakan untuk  membangun laboratorium industri pertamanya. Inilah keberanian Edison menggunakan waktu pikiran  dan uangnya untuk membangun impiannya.

Dia rela menginvestasikan seluruh hidupnya untuk mengejar  mimpinya. Uang yang dia dapat dari usahanya tidak digunakan untuk berfoya-foya.  Melainkan untuk  membangun dan mewujudkan impiannya ia gunakan untuk membangun sebuah laboratorium industry  yang akan mensupport impian dan cita-citanya, mengembangkan peralatan yang ia cintai.

Pada titik  ini kita dapat begitu jelas melihat bahwa Edison adalah orang yang sangat berani berinvestasi  pada impiannya. Pada usia kecil ia telah berani menginvestasikan uangnya untuk membeli peralatan  elektronik sekaligus bahan-bahan kimia untuk laboratorium sederhananya.

Begitu juga pada saat ia  bekerja Ia memilih shift malam Agar ia punya waktu untuk belajar dan melakukan eksperimen. Kemudian  pada saat ia berhasil menciptakan alat telegraf baru, yang kemudian dijual dengan harga yang mahal.

Diapun menggunakan uang tersebut untuk membangun laboratorium ia berani menginvestasikan  uang yang begitu banyak untuk mewujudkan dan membangun impiannya. Inilah satu pelajaran  yang sangat berharga dari perjalanan Thomas Alva Edison. Bahwa sukses tidak hanya cukup dengan  bermimpi, Namun kita juga harus berani melakukan investasi atas mimpi yang kita tersebut.

Edison  telah memberi contoh kepada kita bahwa ia telah melakukan investasi dengan uang pikiran tenaga dan  waktunya untuk mewujudkan impiannya tersebut.

Bersikap Positif

Edison kecil  tumbuh dalam kondisi yang tidak sempurna ia mengalami disleksia sehingga mengalami kesulitan  dalam baca-tulis, akhirnya iapun dikeluarkan dari sekolahnya. Kemudian Edison mendapatkan  pengajaran baca tulis dan berhitung dari sang ibu.

Pada usia 12 tahun Ia diketahui mengalami  masalah dengan pendengarannya satu telinganya Mengalami ketulian. Berbagai kondisi negatif yang  dialami oleh Thomas Alva Edison tersebut justru membuatnya mampu menghadirkan sisi positif  dari hidupnya

Dia mengatakan bahwa ketulian yang ia alami telah membuat ia lebih mampu fokus  dalam proses belajar dan melakukan eksperimen. Masalah pendengaran yang ia alami membuat  ia tidak mengalami begitu banyak gangguan, tidak mudah mendengar hal-hal yang digunjingkan  oleh orang lain. Akhirnya ia lebih mudah fokus dalam melakukan apa yang ingin ia lakukan.

Pada fase ini kita dapat melihat bahwa Edison mampu melihat sisi positif atas apa  yang ia alami kecacatan yang ia alami tidak membuat ia menyerah namun mengambil Sisi dan  pelajaran positifnya bahwa ketulian yang ya alami membuatnya mampu lebih fokus dalam  proses belajar dan melakukan eksperimen.

Baca juga

Fase Membangun Kesuksesan | 3 Fase Yang Harus Dilalui

Team Building

Edison tidak hanya seorang saintis namun Ia adalah  seorang pengusaha yang sangat sukses. Dia adalah orang yang pertama kali membangun laboratorium  dengan skala industry. Ia mulai merekrut orang-orang terbaik dengan kecerdasan yang luar  biasa dalam anggota timnya.

Di sini jelas bahwa Edison tidak akan pernah mungkin bisa sukses jika  ia hanya bekerja sendiri.  Dia dengan sadar mulai membangun sebuah tim yang Solid untuk melakukan  eksperimen dan berbagai uji coba yang dilakukan.

Pada akhirnya tim yang ia bangun inilah yang  mengantarkan Edison mampu meraih kesuksesan yang sangat luar biasa sebagai seorang inventor.  Edition  adalah orang yang sangat produktif penemuannya, tidak hanya terkait dengan lampu pijar. Ada begitu  banyak benda dan temuan luar biasa yang berhasil ia lakukan.

Tercatat ada 1093 hak paten yang  telah didaftarkan atas nama Thomas Alfa Edison,  Yang sangat menakjubkan,  semua benda yang  ia ciptakan orientasinya adalah menyelesaikan masalah.

Dia benar-benar mampu membangun orientasi  industry, dalam setiap science yang ia terapkan, dalam proses melakukan eksperimen.  Dia selalu  berpikir bagaimana menyelesaikan masalah di masyarakat dan bagaimana alat yang dihasilkan  dapat diproduksi dalam jumlah besar.

Semua Ambisi tersebut hanya dapat terwujud ketika Edison  mampu membangun tim yang kuat dan Solid. Salah satu kunci sukses dan keberhasilan Edition adalah  kehebatan dia dalam membangun sebuah sebuah tim yang akan bener-bener membantu dia dalam melakukan  kegiatan eksperimen dan pengembangan bisnisnya.

Baca juga

Kebiasaan Kecil Yang Memudahkan Meraih Kesuksesan

Coba Satu Kali Lagi

Salah satu kesan yang sangat kuat yang kita  tangkap dari sosok Thomas Alfa Edison adalah seorang inventor yang sangat gigih.  Dia adalah  seorang penemu yang tantang menyerah.  Dalam banyak kisah Diceritakan bahwa untuk menghasilkan  lampu pijar Edison membutuhkan percobaan sebanyak 9999 kali.

Terkadang kita bertanya kenapa  Edison tidak menyerah setelah ada Begitu banyak kegagalan yang ia alami dalam uji cobanya.  Jawabannya karena Edison punya satu prinsip yang sangat sederhana bahwa sukses itu mudah, untuk  sukses kita cukup lakukan satu kali lagi saja.

Thomas Alva Edison pernah menyatakan bahwa cara  paling tepat untuk sukses adalah selalu mencoba satu kali lagi.  Prinsip ini yang menghantarkan  Edison mampu melakukan ujicoba sampai sebanyak 9999 kali.

Setiap kali ia mengalami kegagalan  iapun akan mengatakan cara paling mudah untuk sukses adalah selalu mencoba satu kali lagi. Setiap  kali dia gagal dia akan mengatakan satu kali lagi pasti ini berhasil, begitu seterusnya sampai tanpa  sadar ia telah melakukan percobaan begitu banyak.

Itulah kisah dan perjalanan hidup Thomas  Alva Edison sekaligus pelajaran yang dapat kita ambil sebagai bekal untuk Kesuksesan  kita.  mudah-mudahan artikel ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.